Rupiah Indonesia Menguat Tipis Seiring Inflasi Tahunan Naik di Bulan Juni

  • USD/IDR melemah karena inflasi tahunan Indonesia meningkat menjadi 3,34%, melampaui prakiraan dan mendekati batas atas rentang target bank sentral.
  • PMI manufaktur Indonesia anjlok ke 46,9 pada bulan Juni, menandai level terendah 12 bulan dan kontraksi kedua sektor ini tahun ini.
  • Dolar AS menguat karena permintaan safe-haven di tengah meningkatnya ketidakpastian seputar negosiasi Doha AS-Iran.

USD/IDR mengurangi kenaikan hariannya, tetap berada di wilayah positif untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan sekitar 17.980 selama jam perdagangan sesi Asia pada hari Rabu. Pasangan mata uang ini melemah sedikit karena Rupiah Indonesia (IDR) menerima dukungan minor setelah rilis data ekonomi.

Tingkat inflasi tahunan Indonesia meningkat menjadi 3,34% pada bulan Juni, naik dari 3,08% pada bulan sebelumnya. Bacaan yang lebih panas dari perkiraan ini melampaui konsensus polling Reuters sebesar 3,20% dan mendekati batas atas rentang target Bank Indonesia sebesar 1,5% hingga 3,5%.

Tekanan naik terlihat pada berbagai metrik, dengan inflasi inti naik menjadi 2,76%, melampaui angka sebelumnya 2,59% dan prakiraan 2,6%. Secara bulanan, inflasi melonjak 0,44%, melampaui perkiraan 0,3% dan 0,28% pada bulan sebelumnya.

Sektor manufaktur mengalami pukulan signifikan. PMI Manufaktur S&P Global anjlok ke 46,9 pada bulan Juni dari posisi netral 50,0 pada Mei, menandai level terendah sejak Juni 2025 dan menunjukkan kontraksi kedua sektor ini tahun ini.

Pasangan USD/IDR menguat karena Dolar AS (USD) mendapat dukungan permintaan safe-haven di tengah ketidakpastian atas pembicaraan Doha antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Negosiator AS Jared Kushner dan Steve Witkoff tiba di Qatar pada hari Selasa untuk bertemu dengan mediator terkait pelaksanaan kesepakatan damai awal guna mengakhiri konflik dengan Iran. Namun, Teheran menyatakan tidak akan bertemu langsung dengan utusan AS, yang memperburuk prospek resolusi jangka panjang dan menjaga premi risiko geopolitik tetap hidup di pasar.

Para pedagang memusatkan perhatian pada penampilan Ketua Federal Reserve (The Fed) Kevin Warsh yang akan datang di Forum European Central Bank (ECB) di Sintra. Momentum pasar diperkirakan akan meningkat selama sesi AS pada hari Rabu dengan rilis laporan Automatic Data Processing (ADP) tentang ketenagakerjaan sektor swasta dan Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur dari Institute for Supply Management (ISM). Setelah peristiwa ini, perhatian akan beralih ke data penting Nonfarm Payrolls (NFP) bulanan pada hari Kamis.

Indikator Ekonomi

Inflasi (Thn/Thn)

Indeks Inflasi dirilis oleh Indonesia Statistik adalah ukuran pergerakan harga dengan perbandingan antara harga eceran contoh perwakilan barang dan jasa. Kekuatan pembelian Rupiah Indonesia terseret oleh inflasi. IHK digunakan sebagai indikator kunci untuk mengukur inflasi dan perubahan dalam tren pembelian. Secara umum, pembacaan yang tinggi dipandang sebagai positif (atau bullish) untuk mata uang Rupiah, sementara pembacaan yang rendah dipandang sebagai negatif (atau bearish).

Baca lebih lanjut

Rilis terakhir: Rab Jul 01, 2026 04.00

Frekuensi: Bulanan

Aktual: 3.34%

Konsensus: 3.2%

Sebelumnya: 3.08%

Sumber: Statistics Indonesia

Harga Emas India Hari ini: Emas Turun, Menurut Data FXStreet

Harga Emas turun di India pada hari Rabu, menurut data yang dikumpulkan oleh FXStreet
Read more Previous

Imports Indonesia Mei Dicatat di 22.16% Mengungguli Prakiraan 19.5%

Imports Indonesia Mei Dicatat di 22.16% Mengungguli Prakiraan 19.5%
Read more Next