Neraca Perdagangan Indonesia Juni 2026 Sebesar -$0,45 Miliar Lebih Baik dari Prakiraan -$0,79 Miliar

Neraca Perdagangan Indonesia untuk bulan Juni 2026 sebesar -$0,45 miliar yang membaik dari -$1,61 miliar pada bulan sebelumnya. Angka ini juga lebih tinggi dari prakiraan -$0,79 miliar.

Ekspor Indonesia pada Juni 2026 adalah 8,84% tahun-ke-tahun, dari -5,73% sebelumnya. Sementara impor untuk periode dan basis yang sama sebesar 34,27% dari 22,16%. Nilai impor Indonesia selama periode Januari–Juni 2026 mencapai US$137,24 miliar atau naik 18,69% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Sementara nilai ekspor pada periode yang sama mencapai US$140,81 miliar, naik 4,13%.

Reaksi Pasar

USD/IDR berada di 17.993 yang tidak menunjukkan reaksi signifikan terhadap rilis data Neraca Perdagangan Indonesia. Dalam basis harian, pasangan mata uang ini turun 0,10% dan sempat mencatatkan terendah hari di 17.969 sebelum rilis data.

Indikator Ekonomi

Neraca Perdagangan

Neraca Perdagangan yang dirilis oleh Statistik Indonesia adalah keseimbangan antara ekspor dan impor barang dan jasa secara keseluruhan. Nilai yang positif menunjukkan surplus perdagangan, sedangkan nilai negatif menunjukkan defisit perdagangan. Jika permintaan dalam pertukaran untuk ekspor Indonesia yang stabil terlihat, Rupiah akan menerima efek positif (atau bullish), sebaliknya akan memiliki efek negatif (atau bearish).

Baca lebih lanjut

Rilis terakhir: Sen Agu 03, 2026 04.00

Frekuensi: Bulanan

Aktual: $-0.45M

Konsensus: $-0.79M

Sebelumnya: $-1.61M

Sumber:

Prakiraan Harga EUR/USD: Mendapatkan Traksi di Atas 1,1500, Namun Tetap Terbatas di Bawah SMA 100-Hari

Pasangan mata uang EUR/USD diperdagangkan di wilayah positif di dekat 1,1535 selama awal sesi perdagangan Eropa pada hari Senin, didukung oleh sentimen risiko yang membaik.
了解更多 Previous

Prakiraan Harga EUR/JPY: Menembus di Bawah 179,50 saat Bias Bearish Mendominasi

EUR/JPY melanjutkan kenaikannya selama tiga hari berturut-turut, diperdagangkan di sekitar 179,40 selama sesi perdagangan Asia pada hari Senin. Pasangan mata uang ini memperpanjang nada bearish jangka pendek karena harga bertahan di bawah Exponential Moving Average (EMA) periode sembilan dan 50 periode.
了解更多 Next