4 Sep 2017
USD/JPY: Pemulihan Minor Dibatasi 110 Karena Risk-Off Utuh Di Seputar KorUt
FXStreet - Meskipun ada beberapa usaha USD/JPY untuk menutup gap pembukaan bearish, bear terus menjaga penghalang 110, sehingga spot mengkonsolidasi penurunan yang diiunduksi uji nuklir Korea Utara di sekitar level 109,80.
USD/JPY: Awal negatif minggu ini
Spot tetap dalam penawaran jual yang berat sejauh sesi ini, karena Yen terus mendapat dukungan di tengah penghindaran risiko yang luas, dipicu oleh uji coba bom hidrogen akhir pekan yang dilakukan oleh Korea Utara, menjadikannya uji coba nuklir keenam dan memicu kecaman global.
Oleh karena itu, investor berbondong-bondong ke aset yang aman pada hari perdagangan pertama minggu ini, menopang permintaan safe haven seperti Yen, emas, Franc Swiss, dll, dengan mengorbankan aset risiko yaitu Ekuitas Asia, minyak, dan yield Treasury.
Lebih dari itu, sentimen di seputar dolar AS tetap asam, menyusul rilis laporan pasar tenaga kerja AS yang mengecewakan pada Jumat lalu, yang meredam ekspektasi kenaikan suku bunga Fed, sambil bekerja sama dengan pelemahan USD/JPY. Indeks USD turun -0,20% ke 92,63, setelah membalikkan penurunan ke level 92,06.
Ke depan, dengan pasar AS dan Kanada ditutup dalam rangka Hari Buruh hari ini, volume rendah dan volatilitas minimal akan bertahan. Sementara itu, spot akan terus mengambil isyarat dari tren risiko dan aksi harga USD di sesi ke depan.
Level-level teknis USD/JPY
Untuk sisi atas, penutupan harian di atas 110,01 (DMA-5) akan membuat risiko mendukung uji ulang 110,72 (DMA-50) di luarnya 111 (angka bulat) akan kembali terlihat. Penembusan di bawah 109,53 (terendah harian) akan membuka kemungkinan untuk 109,38 (S2 klasik/Fib S3). Penembusan lebih rendah akan menghasilkan uji 109 (angka bulat).
USD/JPY: Awal negatif minggu ini
Spot tetap dalam penawaran jual yang berat sejauh sesi ini, karena Yen terus mendapat dukungan di tengah penghindaran risiko yang luas, dipicu oleh uji coba bom hidrogen akhir pekan yang dilakukan oleh Korea Utara, menjadikannya uji coba nuklir keenam dan memicu kecaman global.
Oleh karena itu, investor berbondong-bondong ke aset yang aman pada hari perdagangan pertama minggu ini, menopang permintaan safe haven seperti Yen, emas, Franc Swiss, dll, dengan mengorbankan aset risiko yaitu Ekuitas Asia, minyak, dan yield Treasury.
Lebih dari itu, sentimen di seputar dolar AS tetap asam, menyusul rilis laporan pasar tenaga kerja AS yang mengecewakan pada Jumat lalu, yang meredam ekspektasi kenaikan suku bunga Fed, sambil bekerja sama dengan pelemahan USD/JPY. Indeks USD turun -0,20% ke 92,63, setelah membalikkan penurunan ke level 92,06.
Ke depan, dengan pasar AS dan Kanada ditutup dalam rangka Hari Buruh hari ini, volume rendah dan volatilitas minimal akan bertahan. Sementara itu, spot akan terus mengambil isyarat dari tren risiko dan aksi harga USD di sesi ke depan.
Level-level teknis USD/JPY
Untuk sisi atas, penutupan harian di atas 110,01 (DMA-5) akan membuat risiko mendukung uji ulang 110,72 (DMA-50) di luarnya 111 (angka bulat) akan kembali terlihat. Penembusan di bawah 109,53 (terendah harian) akan membuka kemungkinan untuk 109,38 (S2 klasik/Fib S3). Penembusan lebih rendah akan menghasilkan uji 109 (angka bulat).