Indeks Dolar Bertahan Di Atas 90 Di Tengah Penghindaran Risiko & Kekhawatiran Shutdown AS

Setelah mencetak candle doji kemarin, indeks dolar (DXY), yang mengukur nilai greenback terhadap mata uang utama lainnya, diperdagangkan datar di level 90,20 di Asia.

Candle doji hari sebelumnya mengindikasikan keragu-raguan menyusul di tengah meningkatnya penghindaran risiko akibat kenaikan yield dalam ekuitas. Mata uang anti-risiko seperti Yen Jepang dan Franc Swiss terus menguat vs USD, berkat penurunan 1000 poin indeks Dow. Pasangan USD/JPY turun lebih dari 100 pips kemarin dan terakhir terlihat diperdagangkan di kisaran 108,85. Sementara itu, USD/CHF juga turun lebih dari 100 pips ke 0,9348.

Selanjutnya, pemerintah AS pada hari Kamis malam meluncur ke arah paling tidak sebuah shutdown singkat karena satu senator Republik, Rand Paul of Kentucky, menghambat pemungutan suara mengenai kesepakatan anggaran yang besar pengaruhnya yang akan menghindarkan shutdown, menurut New York Times. Sejauh ini berita tersebut tidak memiliki dampak signifikan terhadap dolar. Bisa dikatakan, memburuknya penghindaran risiko di ekuitas akibat shutdown pemerintah bisa mendorong DXY di bawah 90,00.

Level-Level Teknis Indeks Dolar

Penembusan di bawah 89,90 (terendah hari sebelumnya) akan membuka kemungkinan ke 89,33 (terendah 7 Februari) dan 89,00 (level psikologis). Di sisi yang lebih tinggi, resisten di 90,27 (tertinggi 7 Februari) akan mengekspos 90,46 (tertinggi hari sebelumnya) dan 90,77 (tertinggi 18 Januari).

 

S&P 500 Futures Berbelok Negatif Ketika Bursa Asia Turun

S&P 500 futures telah menghapus kenaikan marjinal, mengikuti penurunan ekuitas Asia. Setelah mencatat tertinggi $2610 sebelumnya hari ini, indeks S&P
Đọc thêm Previous

Regulator Hong Kong: Akan Tindak Keras Penukaran Crypto Yang Langgar Peraturan

Diberitakan melalui Reuters, dari regulator Hong Kong, Securities and Futures Commission (SFC), mengutip bahwa mereka akan menindak penukaran cryptocu
Đọc thêm Next