WTI: Tertekan Di Bawah $24,00 Karena Pedagang Tak Terhibur Oleh Harapan Pemangkasan Produksi

  • WTI gagal membuat pembeli berharap karena kekhawatiran wabah virus Corona.
  • Angka IMP Jasa Caixin Tiongkok positif, Presiden AS Donald Trump menegaskan kembali harapan pakta Saudi-Rusia akan mengurangi produksi minyak.
  • Data ekonomi AS dan berita virus akan menjadi kunci untuk arah jangka pendek.

WTI memperpanjang pullback di awal hari ini dari tertinggi dua pekan sementara turun menjadi $ 23,75, turun 1,85%, menjelang pembukaan sesi Eropa pada hari ini. Para pedagang minyak tak terpengaruh oleh 'harapan' Presiden AS Donald Trump untuk pengurangan produksi karena krisis virus Corona terus menghantam sentimen perdagangan.

Saat mengulangi tweetnya yang menggerakkan pasar di hari Kamis, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia berharap Rusia dan Arab Saudi akan mencapai kesepakatan untuk memangkas produksi sebanyak 15 juta barel per hari (bph) segera. Namun, pasar lebih khawatir tentang kekhawatiran baru risiko kebangkitan virus Corona seperti yang ditunjukkan oleh Sekretaris Partai Komunis China Wuhan.

Yang juga membatasi nada risiko adalah penguncian Washington yang diperpanjang serta pemotongan perkiraan PDB 2020 Tiongkok oleh Asian Development Bank (ADB).

Dengan demikian, para pedagang mengabaikan IMP Jasa Caixin Tiongkok  bulan Maret yang mengikuti jejak data aktivitas terbaru sementara naik melampaui 26,5 menjadi 43.

Imbal hasil treasury AS 10-tahun melawan pemulihan hari sebelumnya, turun empat basis poin (bp) menjadi 0,59% sementara saham di Asia juga memancarkan sinyal negatif.

Pedagang minyak sekarang akan mengawasi pertemuan Presiden AS dengan para pemimpin perusahaan minyak utama serta kalender ekonomi yang mengusung IMP Non-Manufaktur ISM, NFP, dan Baker Huges Oil Rig Counts.

Analisa teknis

Penjual dapat mengawasi $ 20,00 pada radar kecuali menembus $ 28,00, yang mendekati tertinggi 19/20 Maret.

 

Analisa Harga USD/IDR: Defensif Tapi Masih Di Atas Support Utama

Setelah berbalik dari rekor tertinggi selama awal pekan, USD/IDR bergerak ke 16.570 menjelang sesi Eropa pada hari Jumat. Meskipun pullback menyeret
Read more Previous

Wakil Menteri Keuangan Tiongkok: Tingkat Utang Pemerintah Umumnya Terkendali

Wakil Menteri Keuangan China diberitakan sebelumnya hari ini, melalui Reuters, mencatat bahwa tingkat utang pemerintah umumnya di bawah kendali. Meni
Read more Next