USD/JPY Turun Ke Terendah Harian Untuk Menguji 106,20
- USD/JPY jatuh karena volume perdagangan tipis tanpa katalis utama.
- Yen meningkatkan tawaran beli di tengah risiko rendah.
USD/JPY bergerak lebih rendah dan menguji level terendah 106,20 dan level terendah sejak Maret awal tahun ini. Langkah ini dimulai semalam di sesi Eropa sejak memuncak di 106,80. Pada saat penulisan, USD/JPY telah diperdagangkan antara 106,20 dan 106,60.
Tidak ada katalis khusus sejauh mata memandang dapat melihat yang bisa menyebabkan lonjakan tiba-tiba dalam yen, tetapi kasus risk-off telah dibangun, dengan langkah-langkah kecil menaiki hambatan. Dari risiko gelombang kedua COVID-19 ketika negara-negara berusaha memobilisasi populasi mereka lagi dan membuat bisnis kembali beraktivitas yang meningkatkan ketegangan perdagangan antara AS dan TIongkok.
Data AS dalam fokus
Sementara itu, data semalam di AS menunjukkan penurunan ekonomi. "ISM non-manufaktur AS turun menjadi 41,8 dari 52,5 (sedikit lebih tinggi dari yang diharapkan). Indeks aktivitas bisnis turun ke rekor terendah 26,0, dari 48,0, dan ada juga penurunan tajam dalam pesanan baru (menjadi 32,9 dari 52,9) dan komponen ketenagakerjaan (menjadi 30,0 dari 47,0)," analis di Westpac menjelaskan.
Untuk perubahan pekerjaan ADP AS bulan April, Westpac mengharapkan bahwa rekor 22 juta pekerjaan sektor swasta yang akan dilaporkan hilang selama bulan tersebut. Sebaliknya, angka bulan Maret keluar sebesar di -27 ribu. Kemudian dalam perdagangan NY, Presiden Fed Atlanta Bostic akan membahas tanggapan terhadap virus," para analis di Westpac mencatat.