AUD/JPY Pertahankan Pelemahan Bahkan Saat Deflasi Pabrik Tiongkok Melambat

  • AUD/JPY turun karena pemulihan berbasis luas USD membebani AUD/USD. 
  • Data IHP dan IHK Tiongkok yang keluar di atas perkiraan gagal menginspirasi pembeli AUD. 

Tanda-tanda pelemahan deflasi pabrik Tiongkok gagal menempatan tawaran beli dalam Dolar Australia yang sensitif terhadap Tiongkok. Pasangan AUD/JPY tetap dalam tawaran jual di dekat posisi terendah sesi di bawah 80,35, mewakili penurunan 0,5% pada hari ini. 

Seperti yang diukur oleh Indeks Harga Produsen, harga gerbang pabrik tahun-ke-tahun Tiongkok turun 0,4% di bulan Desember, menyusul penurunan 1,5% pada November dan mengalahkan perkiraan kontraksi 0,8%.

Sementara laju penurunan harga mereda di bulan Desember, deflasi bertahan selama 10 bulan berturut-turut. 

Indeks Harga Konsumen bulan ke bulan naik 0,7% pada bulan Desember, mencatat rebound lebih besar dari yang diperkirakan dari 0,6% kontraksi bulan November.

Namun, sejauh ini, data Tiongkok dan Penjualan Ritel Australia yang optimis yang dirilis Senin pagi telah gagal mengesankan pembeli Australia. Kenaikan imbal hasil Treasury AS dan pemantulan oversold dalam dolar AS membebani pasangan AUD/USD dan membuat tetap berada AUD/JPY di bawah tekanan. 

Menurut beberapa analis, kenaikan imbal hasil treasury yang berkelanjutan dapat menyebabkan koreksi pada saham-saham global. Jika itu terjadi, pasangan AUD/JPY bisa mengalami pukulan.

 

Indeks Harga Konsumen Tiongkok: Diperkirakan +0,2% Thn/Thn vs +0,1% Harapan, AUD/USD Bertemu Support

The Indeks Harga Konsumen telah dirilis oleh Biro Statistik Nasional China sebagai berikut: IHK Desember Tiongkok +0,2% thn/thn (survei Reuters +0,1%
Đọc thêm Previous

AUD/USD Gagal Terhibur Oleh Data Inflasi Tiongkok Yang Optimis, Cetak Tren Turun Tiga Hari Menuju 0,7700

AUD/USD mengabaikan angka inflasi Tiongkok lebih dari yang diharapkan sambil mempertahankan posisi yang lebih rendah dekat 0,7710, melemah sebesar 0,6
Đọc thêm Next